3 Comments

Apa Sih Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja ?

Dijaman serba cepat seperti saat ini, kita mengharapkan sesuatu yang serba instan. Begitu juga dengan dunia perindustrian dan tenaga kerja. Belakangan banyak sekali perusahaan-perusahaan penyedia tenaga kerja (akrab dikenal dengan OutSourcing) bagi perusahaan rekanan yang membutuhkan tambahan manpower di perusahaannya dengan cepat dan tidak perlu repot dengan urusan-urusan tektek bengek urusan perekrutan karyawan. Nah yang dimaksud dengan perusahaan penyedia tenaga kerja ini sendiri itu apa sih, dan apa landasan hukumnya? Berikut akan saya jabarkan secara singkat berdasarkan yang saya tahu.

Menurut Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.101 Tahun 2004 tentang Tata Cara Perizinan Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh, perusahaan penyedia jasa adalah perusahaan berbadan hukum yang dalam kegiatan usahanya menyediakan jasa pekerja untuk dipekerjakan di perusahaan pemberi pekerjaan. Syarat menjadi perusahaan penyedia jasa itu sendiri pointnya sebagai berikut :

  1. Perusahaan wajib memiliki izin operasional dari instensi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan di kabupaten/kota sesuai domisili perusahaan penyedia jasa pekerja.
  2. Untuk mendapatkan izin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja perusahaan menyampaikan permohonan dengan melampirkan salinan pengesahan sebagai badan hukum berbentuk perseorangan terbatas atau koperasi, salinan anggaran dasar yang di dalamnya memuat kegiatan usaha penyedia jasa pekerja, salinan SIUP, salinan wajib lapor ketenagakerjaan yang masih berlaku.
  3. Memiliki izin operasional yang diterbitkan oleh instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan.
  4. Jika perusahaan penyedia jasa pekerja memperoleh pekerjaan dari perusahaan pemberi pekerjaan, kedua belah pihak wajib membuat perjanjian tertulis yang sekurang-kurangnya memuat jenis pekerjaan yang akan dilakukan oleh pekerja dari perusahaan jasa. Penegasan bahwa dalam melaksanakan pekerjaan hubungan kerja yang terjadi adalah antara perusahaan penyedia jasa dengan pekerja yang diperkerjakan perusahaan penyedia jasa sehingga perlindungan upah dan kesejahteraan, syarat-syarat kerja serta perselisihan yang timbul menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia jasa pekerja, penegasan bahwa perusahaan penyedia jasa bersedia menerima pekerja di perusahaan penyedia jasa pekerja sebelumnya untuk jenis-jenis pekerjaan yang terus menerus ada di perusahaan pemberi kerja dalam hal terjadi penggantian perusahaan penyedia jasa pekerja.
  5. Perjanjian seperti di atas harus didaftarkan pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota tempat perusahaan penyedia jasa pekerja melaksanakan pekerjaan.
  6. Jika perusahaan penyedia jasa pekerja melaksanakan pekerjaan pada perusahaan pemberi kerja yang berada dalam wilayah lebih dari satu kabupaten/kota dalam satu provinsi, pendaftaran dilakukan pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan provinsi.
  7. Jika perusahaan penyediaan jasa pekerja melaksanakan pekerjaan pada perusahaan pemberi kerja yang berada dalam wilayah lebih dari satu provinsi, pendaftaran dilakukan pada Direktorat Jendaral Pembinaan Hubungan Industrial.
  8. Pendaftaran perjanjian kerja harus melampirkan draft perjanjian kerja.
  9. Pendaftaran perjanjian kerja dilakukan oleh pejabat pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan menerbitkan bukti pendaftaran.
  10. Jika perusahaan penyedia jasa pekerja tidak mendaftarkan perjanjian penyedia jasa pekerja, instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan mencabut izin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja.
  11. Jika izin operasinal dicabut, hak-hak pekerja tetap menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia jasa pekerja yang bersangkutan.

Dari syarat-syarat di atas, kita dapat mengetahui bahwa pekerja yang bekerja pada perusahaan penyedia pekerja memiliki posisi yang lemah. Pekerja kontrak hanya memiliki hubungan kerja dengan perusahaan penyedia pekerja. Padahal pekerja kontrak tersebut menjalankan semua pekerjaan yang diminta oleh pemberi kerja. Pekerja kontrak harus menanggung dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab terhadap perusahaan penyedia jasa pekerja serta tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dari perusahaan pemberi kerja. Selain itu, pekerja tidak tahu berapa upah yang sebenarnya ia terima perbulan, karena perusahaan pemberi kerja membayar upah kepada perusahaan penyedia jasa tenaga kerja. Kemudian perusahaan penyedia tenaga kerja memberi upah kepada pekerja kontrak. Oleh karena itu, pekerja kontrak disarankan harus memperhatikan secara cermat mengenai isi perjanjian, karena pemahaman dari isi perjanjian merupakan nyawa yang menentukan nasibnya selama bekerja dalam proyek tersebut.

Hal-hal yang saya kemukakan diatas adalah gambaran tentang perusahaan Outsourcing pada umumnya. Tapi ada pula perusahaan penyedia jasa tenaga kerja yang implementasinya sedikit berbeda. Seperti Head Hunting yang dalam sistem penempatan dan penggajiannya lebih terbuka dan tidak memberatkan si pekerja. Mungkin hal  ini akan saya jabarkan di waktu lain. :p

“Employers lose great workers because of fear, employees lose great job opportunities because of fear. Fight your fear’s to be successful.”  By Kishan S Chauhan

3 comments on “Apa Sih Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja ?

  1. Obrolan santai yg berat, hahaha… Jadi apakah keberadaan penyedia tenaga kerja menguntungkan atau justru merugikan?

    • Nah kalau itu tergantung dari bagaimana melihat sudut pandangnya. kalau head hunting itu menguntungkan. karena kita bisa mencari jenis pekerjaan dan jumlah salary sesuai dengan yang kita harapkan.

  2. banyak keuntungan, mau dong daftar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: